Selepas Sholat Jumat Kiai Khaththath Bebas

TheIndicatordaily.com, JAKARTA – Ketua Umum Front Mahasiswa Islam, Habib Ali Alatas berharap dan berdoa selepas sholat Jumat, (23/6/2017) Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath bisa bebas pasca ditahan lebih dari dua bulan oleh Polri atas tuduhan kasus Makar.

Pernyataan tersebut disampaikan Habib Ali Alatas saat menjenguk KH Al-Khaththath pada kamis, (22/6/2017). “kami berharap KH Al-Khaththath bisa bebas bada sholat Juma’at ini dan clear dari berbagai tuduhan yang ramai selama ini”, harap Habib Ali Alatas.

Habib Ali Alatas juga menuturkan bahwa menjenguk KH Muhammad Al-Khaththath lebih mudah. “Sekjen FUI KH Muhammad Al-Khaththath yang kebetulan telah dipindah ke rutan Polda Metro Jaya dari yang sebelumnya Mako Brimob Depok, masuknya pun lebih mudah tidak sesulit saat masih di mako Brimob”, tuturnya.

Menurut Habib Ali Alatas Kondisi KH Khaththath saat dijenguk lebih bugar bahkan beliau bercerita kesehariannya selama ditahan rutin melakukan dua hal, selalu berolah raga dan tidak pernah lepas membaca Al Qur’an, Hasilnya? Berat KH Khaththath pun turun 10 kg lebih dan sudah khatam Al Qur’an 11 kali, beliau juga bercerita sedang sering menulis, insya Allah akan diterbitkannya menjadi buku.

Lebih lanjut Habib Ali Alatas bercerita bahwa cukup takjub dengan KH Khaththath, walaupun sedang dalam cobaan, walaupun harus terpisah dengan keluarga besar, walaupun harus terpisah dari maktabah Syamilah kegemarannya, tidak terbesit sekalipun raut muka kesedihan atau lesu, yang kami lihat justru raut muka seorang pejuang yang tetap tegar, walaupun kondisinya sedang dizalimi, dituduh oleh berbagai tuduhan keji, bahkan masih sempat pula beliau berkelakar kepada kami, seolah tidak terjadi apa-apa.

Perlakuan polisi yang mengurusi beliau selama ditahan baik saat masih di Mako Brimob maupun setelah di Polda metro jaya, beliau menjawab perlakuan polisi yang mengurusinya cukup baik. Mari kita doakan bersama untuk KH Muhammad Al-Khaththath agar bisa merayakan Idul Fitri tahun ini bersama keluarga Amin ya robbal alamin.

Komentar Anda?